PASS FM Cilegon

Lewati Target, Pemkot Cilegon Masih Genjot PAD dari PBB

Pemerintah Kota Cilegon melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) masih berupaya untuk memaksimalkan pendapatan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Padahal hingga November 2021, sektor ini telah melebihi target yang ditetapkan.

Kepala BPKAD Kota Cilegon Dana Sujaksani menyebut, tahun ini pemerintah manargetkan sumber pendapatan dari PBB sebesar Rp97 miliar. Kendati tahun 2021 belum berakhir, namun Dana menyebut saat ini pemasukan dari PBB mencapai Rp98 miliar.

“UPTD Pajak Wilayah II paling dominan. Dari target Rp97 miliar ditingkat kota, UPTD II targetnya Rp65 miliar dan sampai saat ini sudah mencapai Rp62 miliar,” kata Dana saat pencanangan Pelayanan Pembayaran Keliling Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) UPTD Wilayah II di Kelurahan Taman, Kecamatan Citangkil, Selasa (9/11/21).

Dana meyakini hingga tutup tahun nanti, target Rp65 miliar untuk UPTD Pajak Wilayah II dapat terlampaui dengan melakukan inovasi. Jika sebelumnya wajib pajak harus mendatangi kantor UPTD pajak, DPKAD dan Bank BJB, dengan inovasi, wajib pajak dapat membayar PBB di kantor kelurahan.

“Sekarang kita jemput bola. Hari ini kita di Taman Baru, besok lusa kita jadwalkan di 13 kelurahan se-Kecamatan Citangkil dan Ciwandan,” tuturnya.

Inovasi mendatangi wajib pajak ini, menurut Dana kemungkinan hanya akan diterapkan di UPTD Pajak Wilayah II yang mencakup Kecamatan Citangkil dan Ciwandan. Sedangkan untuk UPTD I dan III akan menggunakan inovasi lain.

“Inovasi ini adalah cuma salah satu, nanti di UPTD lain ada inovasi baru yang lain menyesuaikan karakteristik daerah. Saya mendorong terus, bagaimana masyarakat tidak repot membayar pajak,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Cilegon Helldy Agustian saat mencanangkan program Pelayanan Pembayaran Keliling PBB-P2 mengatakan, pajak merupakan tanggung jawab masyarakat terhadap pemerintah dan masyarakat berhak mendapatkan program-program pemerintah yang didanai dari pajak.

“Kita (tahun 2021) sudah memberikan beasiswa full sarjana sebanyak 520 orang selama delapan semester. Nah uang-uang yang dibayar dari pajak ini kita kembalikan lagi dalam bentuk yang lain. Beasiswa, nanti per masjid Rp20 juta per dua tahun,” kata Helldy. [PASS News]

Previous post
Next post
Related Posts
Leave a Reply