PASS FM Cilegon

Sampah di Cilegon Mulai Dimanfaatkan Menjadi Bahan Bakar PLTU

by PASS FM Cilegon
Sampah di Cilegon Mulai Dimanfaatkan Menjadi Bahan Bakar PLTU

Setelah sebelumnya dilakukan uji coba, Pemerintah Kota Cilegon bersama PT. Indonesia Power kini benar-benar telah memanfaatkan sampah menjadi bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Proyek percontohan pengolahan sampah menjadi bahan bakar jumputan padat ini dilakukan di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung, Kecamatan Cilegon. Bahan bakar jumputan padat ini akan dicampur dengan batu baru (cofiring) sebagai bahan bakar pembangkit listrik.

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian berharap dengan terealisasinya program ini dapat memotivasi industri di Kota Cilegon yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakar untuk memanfaatkan sampah sebagai bahan campurannya.

“Harapannya nanti industri lain bisa memanfaatkan ini, kita bisa sama-sama mengurangi sampah yang menumpuk di Cilegon dan bisa mengurangi emisi karbon,” kata Helldy, Rabu (1/12/2021).

Ia juga berkeinginan mempunyai pabrik pengelolaan sampah di Cilegon sehingga dapat memudahkan PT Indonesia Power dalam memenuhi bahan baku untuk pembangkit listriknya. Targetnya, proyek ini akan melakukan produksi massal sebelum September 2022.

Sementara itu, Direktur Utama PT Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi mengaku, pihaknya sangat berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan proyek ini.

“Dengan mengembangkan pilot plant bahan bakar jumputan padat ini kita dapat membantu target bauran EBT (Energi Baru Terbarukan) 23 persen pada tahun 2025 juga dapat membantu pemerintah daerah dalam mencari solusi permasalahan sampah,” katanya.

Dalam pengelolaan sampah ini, Indonesia Power menggunakan metode Biodrying. Biodrying merupakan metode pengeringan secara biologis yang disertai dengan aerob. Proses ini dilakukan untuk mengurangi kadar air dalam sampah dengan menggunakan bantuan aktifitas mikroba. [PASS News]

Related Posts

Leave a Comment