Sementara pada bidang Kesehatan, menurutnya ada efektifitas pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) yang sudah dijalankan Pemkot Cilegon.
“Pelayanan Kesehatan sekarang sudah sangat bagus. Masyarakat bisa berobat cukup bawa KTP langsung dirawat jika BPJS-nya belum. Puskesmas juga sudah cukup baik. Pelayanan yang demikian ini yang diharapkan masyarakat,” tambahnya.
Sedangkan Pada bidang infrastruktur, Mumu menjelaskan, progres pembangunannya tampak terlihat lebih baik. Bahkan ia menyebut, tidak segan-segan untuk berkirim pesat WhatsApp kepada Helldy Agustian guna melaporkan jalan rusak.
“Kelihatannya, apa yang menjadi masalah di masyarakat sudah ada di pemikiran pak wali,” timpalnya.
Mumu menambahkan, membangun Kota Cilegon dibutuhkan kerja keras dalam menyelesaikan masalah, terutama korupsi. Kedua adalah keinginan kuat untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Kota Cilegon.
“Pengangguran yang sebelumnya jadi problem, tahun 2022 ini angka pengangguran menurun sehingga sekarang diurutan ke-4 dari sebelumnya urutan ke-7. Kami berharap terus ada kekompakan terutama antara eksekutif, legislatif, yudikatif,” harapnya.
Lain halnya dengan mahasiswa Universitas Al-Khairiyah Kota Cilegon Kamila Anjaina. penerima bea siswa full sarjana dari Pemerintah Kota Cilegon ini mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada Wali Kota Cilegon Helldy Agustian yang telah memberikan perhatian sangat besar terhadap dunia pendidikan, terutama melalui program beasiswa full sarjana.
“Saya ini hanya anak seorang buruh tani yang sebelumnya hanya bermimpi ingin kuliah. Berkat program beasiswa full sarjana, Alhamdulillah saya bisa kuliah di fakultas Pendidikan Agama Islam (PAI),” kata Kamila.
Ia tak segan-segan juga menyampaikan rasa syukur karena Kota Cilegon memiliki wali kota yang sangat memperhatikan rakyatnya dari berbagai aspek, terutama pendidikan. “Saya mewakili teman-teman (penerima beasiswa) menyampaikan terimakasih kepada bapak wali kota. Program beasiswa ini sangat bermanfaat bagi kami,” katanya.
Apresiasi dan ucapan terimakasih juga disampaikan oleh sejumlah elemen masyarakat seperti penerima manfaat bantuan pinjaman modal usaha bagi UMKM, penerima manfaat program UHC.
Kemudian penerima pelatihan kerja, penerima bantuan kursi roda, masyarakat Watu Lawang, Kelurahan Gerem yang merupakan penerima program air bersih dan bantuan jamban, penerima program mudik gratis dan sejumlah unsur masyarakat lainnya. [PASS News]